The Keranjang Bali, Destinasi Wisata Oleh-Oleh Baru Yang Seru!

Oleh-oleh khas Bali nampaknya selalu identik dengan Joger, Krisna, atau Pie Susu Dian. Namun sekarang ada pusat oleh-oleh dan souvenir baru di Bali. Namanya The Keranjang Bali.

Lokasi The Keranjang Bali sendiri sangat strategis yaitu berada di Kuta. Dengan bentuk gedung yang menarik, spot foto yang ciamik dan konsep yang unik, pusat oleh-oleh yang satu ini pun sukses mencetak hits di kalangan para wisatawan.

Penasaran seperti apa The Keranjang Bali? Mari cari tahu dalam ulasannya di bawah ini.

Apa Itu The Keranjang Bali?

The Keranjang Bali merupakan sebuah pusat oleh-oleh yang memadupadankan konsep antara tempat wisata, toko souvenir, cinderamata, juga restoran yang terletak di Kuta, Bali. Destinasi wisata ini resmi dibuka pada Mei 2019 yang lalu.

Baca Juga : 10 Tempat Wisata Di Bali Yang Sudah Dibuka 2021

Meskipun masih tergolong baru dan mungkin masih banyak orang juga belum mengetahuinya, The Keranjang Bali telah berhasil menarik animo masyarakat sekitar juga para wisatawan yang mengunjungi Bali.

Salah satu daya tariknya yang terpampang secara nyata adalah desain arsitekturnya yang unik dan artistik. Sesuai dengan namanya, The Keranjang Bali memiliki desain arsitektur bangunan layaknya sebuah keranjang raksasa.

Lokasi The Keranjang Bali

Image Name

Selain memiliki koleksi yang sangat lengkap, desain eksterior bangunan The Keranjang yang sangat unik juga sangat mudah untuk dikenali. Terlebih lagi pusat oleh-oleh ini juga terletak di wilayah yang sangat strategis.

Trending:  Keindahan Pantai Uluwatu (Blue Point) di Bali

Yaitu berlokasi di antara dua jalan raya utama di Bali. Pengunjung bisa menemukan The Keranjang Bali diantara Jalan By Pass Ngurah Rai No.97 dan Jalan Raya Kuta No.70-72, Kuta, Kabupaten Badung Bali.

Lokasi Google Maps

Cara Menuju Ke Lokasi

Cara mencapai The Keranjang terbilang cukup mudah. Pengunjung dapat menyewa kendaraan seperti mobil atau motor yang banyak ditawarkan di berbagai tempat di Bali. Umumnya tarif sewanya berkisar mulai dari Rp70.000/hari untuk motor.

Sedangkan untuk kendaraan roda empat biasanya dikenai biaya sebesar Rp300.000 per hari. Jika ingin yang lebih praktis, pengunjung bisa langsung menggunakan jasa ojek atau taksi online yang bisa ditemukan dengan mudah di Kuta dan sekitarnya.

7 Fasilitas Yang Bisa Dicoba

Image Name

Berikut ini akan diulas beragam fasilitas yang ditawarkan oleh The Keranjang Bali untuk para pengunjungnya.

1. Kampung Langit

Kampung Langit merupakan wahana indoor sky park pertama sekaligus terluas di Bali. Terletak di lantai teratas gedung The Keranjang Bali, Kampung Langit menyajikan representasi kehidupan masyarakat Bali yang lekat dengan konsep Tri Hita Karana.

Konsep ini berisi peraturan mengenai hidup yang menghormati Sang Pencipta, sesama makhluk hidup, dan lingkungan sekitar. Di sini, pengunjung juga bisa menikmati eksotisme keragaman tradisi dan budaya masayarakat Bali.

Selain itu juga ada pertujukan teater, tarian tradisional Bali yang indah, juga kelas membatik yang bisa diikuti oleh para pengunjung.

2. Teater Saba

Di Teater Saba yang masih menjadi bagian dari Kampung Langit, pengunjung dapat menyaksikan sejumlah penampilan tarian tradisional khas Bali. Selain itu ada juga atraksi seni bela diri, serta pertunjukan teatrikal kisah Ramayana dan Mahabharata.

Ada juga pertunjukkan tari Barong, dan tari api. Bukan hanya itu saja, kadang Teater Saba juga menampilkan pertunjukan seni kontemporer yang modern. Siap-siap saja terpukau dengan semua pertunjukan tersebut.

3. Kelas Batik

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, wisatawan yang mengunjungi wahana Kampung Langit juga bisa mengikuti kelas batik. Di sini, tentunya pengunjung akan mempelajari segala hal terkait proses pembuatan batik tradisional khas Bali.

Trending:  10 Tempat Wisata Di Bali Yang Sudah Dibuka 2022

Pengunjung akan mempelajari penggambaran pola, penggunaan canting, hingga bagaimana proses penjemuran yang benar. Setelah batiknya jadi, pengunjung bisa membawanya pulang sebagai souvenir.

4. Spa

Bali memang sangat populer dengan spa-nya. Inilah mengapa, pusat oleh-oleh yang satu ini juga menyediakan fasilitas spa yang bisa dinikmati oleh para pengunjung. Spa Kampung Langit ini menggunakan campuran ramuan tradisional khas Bali.

5. Kopi Kebon

Bagi pengunjung yang menggemari kegiatan ngopi, The Keranjang Bali juga menyediakan fasilitas kafe untuk ngopi loh! Nama tempat tersebut adalah Kopi Kebon. Di Kopi Kebon, terdapat sejumlah sajian kopi terkenal khas Bali.

Contohnya seperti Kopi Arabika Bali dan Kopi Kintamani Bali. Semua kopi ini dibeli langsung dari perkebunan kopi di Bali. Bagi pengunjung yang hendak ngopi cantik, di sini juga menyediakan coffee latte dengan hiasan latte art yang manis.

6. Paon Loloh

Adapun Paon Loloh di Kampung Langit sangat cocok bagi pengunjung yang menggemari jenis minuman tradisional seperti jamu maupun wedang lainnya.

Di sini, pengunjung akan belajar untuk meracik Loloh. Loloh sendiri merupakan minuman jenis jamu tradisional khas Bali yang menggunakan rempah-rempah alami. Setelah meraciknya sendiri, pengunjung juga bisa langsung meminumnya!

7. Goerih Restaurant

Setelah seharian berkeliling, pengunjung yang merasa lapar bisa segera mengunjungi Goerih Restaurant The Keranjang Bali. Ada banyak pilihan makanan yang bisa menggoyang lidah para pengunjung.

Baca Juga : Eksotisnya Keindahan Air Terjun Kanto Lampo Bali

Namun, tentu saja sebagian besar makanan yang disediakan merupakan menu hidangan khas nusantara. Contohnya seperti Nasi Metunu, Garang Asem, Ayam Betutu, Sop Buntut, Lumpia, Soto Ayam, Es Dawet, dan masih banyak lagi.

Trending:  Daya Tarik Wisata Monkey Forest Ubud Bali Indonesia

Oleh-Oleh Apa Saja Yang Dijual ?

Image Name

The Keranjang Bali menjual berbagai oleh-oleh khas Bali. Seperti tagline-nya “Bali Dalam Satu Keranjang”, wisatawan bisa menemukan beragam jenis oleh-oleh dari seantero Bali di The Keranjang Bali.

Di sini, pegunjung akan diajak menjelajah Bali melalui beragam varian oleh-oleh. Mulai dari oleh-oleh berupa makanan khas seperti, Pie Susu Bali, Kacang Disko, Keripik, Coklat, dan Brem hingga kerajinan tangan khas Bali.

Ada juga souvenir berupa mainan anak-anak, kain Bali, lulur asli Bali, hingga pakaian. Meskipun semua produk si sini tidak disertai pricetag, namun pengunjung bisa memindai barang tersebut dengan scan barcode yang telah disediakan.

Jam Operasional

The Keranjang Bali dibuka mulai dari pukul 08.00 sampai pukul 00.00 WITA. Dengan waktu yang cukup panjang tersebut, tentunya pengunjung akan puas mengelilingi setiap sudut The Keranjang dengan santai.

Berapa Harga Tiket Masuk The Keranjang Bali ?

Jika pengunjung datang dan hanya ingi membeli oleh-oleh atau cinderamata yang dijual di The Keranjang Bali, maka pengunjung tidak akan dikenakan biaya tiket masuk. Pengunjung hanya perlu membayar oleh-oleh yang dibeli sesuai dengan harganya saja.

Namun, jika ada wisatawan yang ingin berkunjung ke wisata indoor Kampung Langit, maka pegunjung tersebut akan diwajibkan untuk membeli tiket masuk. Harga tiket masuknya berbeda-beda sesuai dengan durasi dan kewarganegaraan.

Baca Juga : Padang Rumput Savana Tianyar, Jelajah Bali Rasa Afrika

Misalnya untuk durasi 2 jam dikenakan harga tiket masuk untuk WNI sebesar Rp75.000. Sedangkan untuk warga negara asing dikenai harga Rp150.000. Untuk durasi 5 jam WNI dikenakan harga tiket Rp125.000 dan untuk WNA Rp175.000.

Akhir Kata

Demikian tadi ulasan lengkap mengenai The Keranjang Bali. Menariknya, ternyata pasangan Melly Goeslaw dan Anto Hoed merupakan salah satu investor sekaligus brand ambassador The Keranjang Bali loh.

Originally posted 2022-07-06 03:54:02.

Check Also

pura Tanah lot

Lengkap! Info Terkait Wisata Pura Tanah Lot di Bali

Pulau Bali adalah salah satu destinasi wisata populer di dunia. Bali dikenal kaya akan keindahan …